Sabtu, 07 Mei 2016

Kisah dari mana kami bermulai lompat yang kadang terlupakan

Bermulai dari sebuah pertemuan sederhana yang saling jaim dan tak tahu bagaimana cara untuk memulai suara di benak untuk keluar sebagai bunyi sapaan...

kini ku tahu mungkin kita tahu terkadang kita lupa bagaimana dulu, kini dan sekarang tu bermula dari sebuah lompatan......

lihatlah kita masa lalu, siapa kita dan dimana kita,,,?

terkadang kita lupa........

aku masih ingat sebuah catatan kecil di halaman akhir album Katineung yang bapak tulus untuk kami, disana tertulis :

"Tentang Kita, Suatu Ketika"

Kemarin kita tak pernah peduli pada waktu yang mengendap-endap
pada ribuan detik yang terbirit-birit saat kita datang
Kitapun tak peduli pada senja yang pergi tanpa permisi

Tapi hari ini,
Kita mengawasi detak jarum jam yang terus berpindah
Ada yang diam-diam tersenyum menatap esok
Ada yang diam-diam menyepi dalam tangis


Lihatlah.....
Deret deret kelas yang kosong
Disana kita pernah berbicara tentang kehidupan
Diantara bangku-bangku kelas yang kini merana
kita pernah berbincang tentang cinta

Esok....
Tak ada celotehan riang kami mengucapkan
"Selamat pagi Bu, Selamat pagi Pak..!"
Atau obrolan tentang PR yang baru selesai sepenggal
Dan kami akan kehilangan sesuatu
Tatkala kami simpan seragam putih abu itu


Lalu....
Kita akan mulai merajut satu-persatu kerinduan yang datang
Sungguh betapa berat untuk pergi menjauh
"tapi kehidupan harus berjalan bukan?"
Karena waktu tak pernah mau berkompromi
Kami akan melewati rintangan hidup untuk mencapai cita
Meraih segala apa yang pernah menjadi asa
 

Album Katineung 3

disana aku tersadar bahwa aku sering lupa pada apa yang membuat ku dulu punya cita cita, dan dimana aku dulu sangat tak menghiraukan petuah mereka yang jadi orang tua di rumah keduaku ini.

sebuah nama labeling (panggilan) sesama teman yang ku rindukan (Prof, ijah, may, nay, ema, baduy, ibut, bimbim, pangsit dan lain lain ). terkadang kenangan itu membuatku senyum di kesendirian ku dan motivasi ku untuk mengingat cita cita dan peduliku pada Almamaterku (Sekolah).

aku rindu candaan, tingkah koyol, dan betapa nakalnya kita..

ingatkan kalian 





aku tunggu kalian di rumah kita SMAN 1 KALIBUNDER 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar